Pendahuluan
Masih banyak orang yang nyebut semua tempat bikin baju itu “konveksi”, padahal gak semua paham dan bagaimana cara kerjanya. Akibatnya? Salah ekspektasi, salah order, bahkan salah pilih vendor.
Di artikel ini, kita bahas secara simpel tapi utuh: pengertiannya, bedanya dengan tailor dan pabrik, plus alur kerjanya dari awal sampai barang siap dikirim. Cocok buat pemilik brand, UMKM, atau kantor yang baru pertama kali produksi baju.
1. Apa Itu Konveksi?
Ia adalah usaha produksi pakaian dalam jumlah kecil sampai menengah yang dikerjakan secara sistematis.
Posisinya ada di tengah-tengah:
- Lebih besar dari tailor rumahan
- Lebih fleksibel dari pabrik garmen besar
cocok buat:
- Brand clothing
- Seragam kantor/sekolah
- Komunitas & event
2. Perbedaan Konveksi, Tailor, dan Garment
Biar gak ketuker, ringkasannya gini:
- Tailor
Fokus satuan, custom, lama, mahal. - Konveksi
Produksi lusinan–ratusan, sistematis, fleksibel. - Garment/Pabrik
Ribuan pcs, mesin besar, MOQ tinggi.
Kalau kamu butuh produksi efisien tapi masih bisa diskusi detail, ini adalah pilihan paling realistis.
3. Bagaimana Cara Kerjanya?
Secara umum, alurnya begini:
- Order & brief produk
- Pembuatan sample
- Approval sample
- Pengadaan bahan
- Cutting
- Jahit massal
- Quality control
- Finishing & packing
- Pengiriman
Konveksi profesional gak lompat-lompat tahapan. Semua berurutan supaya hasil konsisten.
4. Kenapa Alur Kerja Konveksi Itu Penting?
Karena satu kesalahan kecil bisa berdampak besar:
- Salah bahan → gak nyaman dipakai
- Salah ukuran → banyak reject
- Skip QC → brand image kena
Makanya konveksi profesional selalu kerja pakai SOP, bukan asal cepat.
Baca juga : Tempat jahit pakaian lapangan
Insight Profesional
Di Salmankonveksi, sistem kerja ini berlaku bahkan untuk MOQ kecil. Mulai dari sample sampai QC tetap jalan. Itu alasan kenapa banyak klien repeat order: hasil konsisten, komunikasi jelas, dan deadline terkontrol.
Penutup
Sekarang kamu sudah paham apa itu konveksi dan bagaimana cara kerjanya. bukan sekadar tempat jahit, tapi sistem produksi.
Kalau kamu mau produksi baju tanpa drama dan hasil bisa diprediksi, pastikan pilih rekan jahit yang kerja pakai alur jelas.
Artikel selanjutnya bakal bahas Perbedaan Konveksi, Garment, dan Makloon (Lengkap + Contoh).
Baca juga : Alur Kerja Profesional dari Order Sampai Kirim



